Tips seputar kaos dan sablon

Tips seputar daur ulang sablonan kaos:

1. Siapkan T-shirt lama yang akan kita ambil gambarnya.
2. Siapkan T-shirt polos.
3. Siapkan jarum jahit dan benang biasa.
4. Gunting gambar yang ada di T-shirt lama.
5. Tempatkan gambar yang sudah terpotong tadi di atas T-shirt polos.
6. Mulailah menjahit dengan tusuk jelujur gambar sablonan tadi sekeliling.
7. Ambil benang DMC dan jahit ke dalam pinggiran gambar.
8. Gunting benang pertama dan tarik keluar.
9. Kita sudah bisa tampil gaya lagi dengan gambar kesukaan dari T-shirt lama.
10. Mau cara kilat dan gampang ? Pakai kain lem kain atau ke tukang jahit terdekat.


Tips membedakan kualitas jahitan kaos


Secara fisik mudah sekali dilihat dan dihitung kerapatan stich jarum jahitnya> Caranya :
1. Hitung jumlah tusukan jarum sepanjang 1 inchi umumnya 11-12 standard ekspor. Untuk merek tertentu yang terkenal, mampu mencapai 13-14 stich/ inchi nya. Untuk yang kelas menengah bawah, kerapatan itu antara 7-9 tusukan jarum per inch.
2. Kerapatan jahitan mempengaruhi kekuatan kaos. Lihatlah jahitan samping kaos dan sambungan pada ketiak, bila kerapatan terlalu rendah alias kasar dan jarang, maka ketiak kaos mengalami streching/ ditarik, terlihat terlubang - lubang dan tidak rapi.
3. Lihatlah bagian dalam kaos yaitu hasil obrasan dan lipatan kaos bagian bawah. Bila kondisi rapi dan rapat, maka dapat di kategorikan rapi.


Tips merawat kestabilan dan keutuhan sablon


Ada beberapa jenis sablon yang tahan terhadap panas yang tinggi pada setrika, tapi ada juga yang tidak tahan . Daya tahan ini tidak mutlak menunjuk baik tidaknya jenis sablon yang di pakai.:
1. Jenis sablon platisol tidak tahan terhadap panas tinggi .tetapi menghasilkan hasil sablon yang tipis dan berpori- pori sehingga mampu mengalirkan udara dari dalam ke luar dan mudah mengeringkat keringat.
2. Jenis sablon ruber relatif tahan terhadap panas tinggi, walaupun tidak semuanya demikian, memiliki hasil sablon yang rapat, dan tidak berpori- pori pada sablon gambar tersebut. Hal ini mengakibatkan keringat bercucuran dan tidak bisa memberikan sirkulasi dalam pengeringan keringat.
3. Untuk amannya, biasakan untuk menyeterika kaos dalam keadaan terbalik. Yang di seterika adalah bagian dalam kaos.
4. Biasanya pada kaos akan ada tempelan stiker atau logo pada core label : "do not iron on print ".

Tips merawat warna pada kaos , sablon, dan benang bordir dari pemutih pakaian.
Hanya kaos warna putih yang bisa menggunakan pemutih pakaian.bukan kaos warna lain. Gunakanlah pemutih pakaian sesuai takaran yang di anjurkan oleh produsennya.Hati hati terhadap perubahan warna pada sablon dan benang bordirnya.Jenis sablon platisol tahan terhadap pemutih pakain berupa tinta sablon itu tidak tercampurkan dengan air dan tidak bereaksi terhadap kimia pemutih pakaian. Untuk jenis sablon ruber ada beberapa yang tidak tahan.
Untuk benang bordir pada kaos yang di bordir,bukan di sablon,ada yang tidak tahan (umumnya jenis benang bordir katun) dan ada juga yang tahan (umumnya jenis benang bordir polyester). Hal ini sulit di bedakan oleh pembeli.Bila ingin tetap menggunakan pemutih pakaian, dan tidak tahu kekuatan sablon atau bordirnya terhadap bahan kimia, gunakanlah kepekatan pemutih di bawah takaran anjuran yang di pakai,rendam ,kucek, sambil menaikan kepekatan pemutih hingga batas yang di anjurkan.Bila terjadi perubahan pada sablon maupun benang bordir, segera di bilas bersih. Hindari perendaman yang terlalu lama, bahkan bila perlu langsung di kucek sampai rata efek pemutih pada pakaian dan segera di bilas bersih.Perendaman pada cairan kimia pemutih pada kaos dalam keadaan statis atau diam dapat menyebabkan bercak bercak warna pudar tidak rata.

Tips merawat kaos warna hitam, pekat, dan putih.

untuk kaos putih atau warna muda:
1 Pisahkan kaos dengan pakaian warna lain nya.
2 Rendam dalam air sabun jangan sekitar 15-30 menit.
3 Sikat lembut bagian yang kotor, bilas sampai bersih.
4. Jemur secara tidak langsung dari sinar matahari

Bila di rendam terlalu lama, maka kotoran akan terlarut dalam air sabun akan kembali masuk dalam benang kaos tersebut sehingga warna putih kaos akan tamapak kusam.
Bila langsung di jemur langsung di bawah matahari, maka sinar matahari/ultraviolet dari matahari akan merusak kimia warna pada benang kaos hitam,berwarna maupun putih.Lama kelamaan warna tersebut akan pudar dan berwarna pudar dan terliaht kusam.Hindarilah penjemuran langsung di bawah terik matahari,mendapatkan aliran udara yang baik dan kering.
Bila aliran udara tidak bagus maka kaos akan berbau apek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar